Selebrasi Sujud Syukur Ala Ridwan

Jumat, 28-06-2013 10:32
M Ridwan © Persib.co.id

Perayaan gol dengan gerakan sujud bukanlah hal yang asing lagi. Ada yang melakukan secara personal dan tidak jarang pula dilakukan secara berjamaah.

Hal itu tampak dilakukan oleh gelandang yang dimiliki PERSIB, Muhammad Ridwan. Peristiwa terakhir selebrasi model ini kerap terekam oleh kamera televisi yang menyiarkan pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Perayaan gol atau kemenangan Ridwan mirip dengan pemain Newcastle United, Pappis Cisse. Gerakan sujud syukur yang dilakukan Ridwan sendiri merupakan spontanitas usai menjaringkan gol ke gawang lawan. Ia merasa pantas untuk mensyukur gol yang menjadi sebuah perayaan kecil sehabis mencetak gol.

Ridwan juga mencetak sejarah baru dalam perjalanan karirnya dipentas sepakbola nasional. Untuk pertama kalinya, ia sudah menyumbangkan 10 gol untuk PERSIB. Dengan jumlah gol yang dicetak, Ridwan menjadi pencetak gol tersubur kedua setelah Sergio van Dijk dengan 18 gol.

Apa jawaban Ridwan setelah memecahkan rekor gol musim lalu dan juga perayaan sujud syukurnya. Berikut petikan wawancara singkat dengan reporter Persib.co.id, Huyogo Simbolon.

Ridwan, komentar tentang pecahnya rekor gol dari musim lalu?
Ya itu Alhamdulillah yang pertama saya bersyukur dengan melampaui gol musim lalu tapi yang masih jadi ganjalan kan posisi PERSIB belum seperti yang saya harapkan.

Seperti apa harapan Ridwan di PERSIB?
Harapannya posisi lebih baik dari sekarang karena target pertama datang kesini untuk juara. Jadi, untuk peringkat tiga ini dalam hati saya masih kurang.

Sebelum datang ke PERSIB terbayang bakal cetak banyak gol seperti sekarang?
Kalau gol saya nggak ada target. Target saya kan bawa PERSIB juara, di pertandingan main bagus. Jadi untuk gol ya mungkin efek dari main bagus itu.

Soal produktivitas di Sriwijaya FC dengan di PERSIB apa terpengaruh posisi bermain?
Efisiensi peluang. Kalau di Sriwijaya dulu mungkin lebih banyak dari PERSIB. Hanya efisiensi peluang di PERSIB lebih banyak. Mungkin dengan bertambahnya pengalaman di depan gawang.

Kalau selebrasi sujud syukur seperti di laga sebelumnya. Apa yang mendasari?
Yang pertama itu spontan. Kedua, itu wujud syukur saya ke Allah karena telah memberi kesempatan untuk cetak gol. Wujud syukur saja.

Ada keinginan untuk mengubah gaya selebrasi?
Belum, nggak tahu karena terjadi spontan. Besok kalau cetak gol mungkin bisa jadi diubah. Cuma itu tadi karena spontan tidak ada rencana.

Seratus persen gol lahir dari kaki?
Ya, kalau tidak salah. Seingat saya dari kaki.

Dikenal dengan penampilan konsisten dan disiplin, bagaimana sosok Ridwan menjaga hal tersebut?
Di setiap latihan bentuk tanggung jawab profesi saya di sepakbola ini dengan latihan yang serius, secara maksimal. Jadi, tidak bisa saya latihan bermalas-malasan. Dengan latihan yang serius itu InsyaAllah konsistensi tetap terjaga. Baik kondisi stamina maupun permainan.

Menyambut Ramadhan, ada kiat khusus untuk menjaga stamina dan kondisi tubuh saat menjalankan ibadah puasa?
Mungkin akan berpengaruh karena pola makan berbeda. Tapi dengan perbedaan itu kita siasati dengan istirahat lebih awal. Insya Allah tidak terganggu.

Ada menu makan khusus di setiap bulan suci Ramadhan?
Kalau menu khusus tidak ada. Apa saja yang dihidangkan itu kita santap. Mungkin yang dihidangkan di tim itu juga sudah dikonsultasi dokter tim. Jadi, gizi dan segala macam sudah terjaga.***

Bergabunglah Bersama PERSIB :

Komentar








2014

18

Pertandingan dimainkan

  • 10

    Menang

  • 37

    Gol

  • 98

    Shot
    On Target

  • 27

    Kartu
    Kuning

  • 5

    Imbang

  • 17

    Kemasukan

  • 99

    Shot Off Target

  • 2

    Kartu Merah

  • 3

    Kalah

  • 7

    Clean Sheet

  • 172440

    Penonton di Kandang

  • 1

    Ferdinand

    9 Gol

  • 2

    Djibril

    8 Gol

  • 3

    Konate

    6 Gol